Sebagian besar dari 390.000 Pekerja Rumah Tangga Asing (PRTA) yang saat ini dipekerjakan di Hong Kong berada dalam usia subur. Banyak dari tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang kesehatan reproduksi dan seringkali membutuhkan persepsi yang sehat terkait cinta dan hubungan. Selain itu, banyak yang tidak memahami tentang maternitas (kehamilan dan persalinan) atau kurang percaya diri dalam membela diri mereka. Ada juga kesalahpahaman bahwa semua anak yang lahir di Hong Kong akan menerima status penduduk tetap atau kewarganegaraan Hong Kong.

Bersama dengan mitra strategis kami - seperti Komisi Persamaan Kesempatan (OEC), Organisasi Internasional untuk Migrasi (IMO), Konsulat Indonesia dan Konsulat Filipina - kami berupaya untuk membekali PRTA dengan pengetahuan yang memadai untuk memberdayakan mereka dalam membuat keputusan sesuai dengan informasi dan terencana tentang hubungan dan kehamilan terencana saat bekerja di Hong Kong. Hal ini memastikan bahwa setiap anak yang lahir di Hong Kong dapat menerima awal kehidupan yang adil dan masa depan yang terencana dengan baik.

Dampak Kami di Tahun 2019

34,729 PRTA teredukasi dan dibekali pengetahuan
24 lokakarya konsulat terlaksana
87 acara keterlibatan masyarakat diadakan